PENGALAMAN JAMAAH UMROH SELAMA COVID-19

Nooraliahajiumroh – Berawal pada Minggu 4 Oktober 2020, Setelah jamaah mendapat Izin Umroh melalui Aplikasi ‘EatMarna’, mereka diharuskan untuk tiba di center yang dipilih saat mengajukan izin. Mereka diharuskan untuk tiba satu jam sebelum waktu yang diberikan dalam izin. Ada beberapa titik pusat dalam jarak sepuluh menit berjalan kaki dari Masjidil Haram bagi para jamaah untuk berkumpul bersama.

Saat tiba di titik kumpul, petugas terlebih dahulu akan mengecek izin Anda (barcode aplikasi), kemudian memeriksa suhu tubuh Anda dan menempatkan Anda dalam antrian. Ketika ada kira-kira 45 menit tersisa sampai Umrah Anda akan dimulai, jamaah dilepas dalam kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 6-7 orang untuk memastikan tidak ada pertemuan yang berlangsung.

Begitu sampai di Masjidil Haram Anda akan dipandu ke gerbang khusus untuk masuk, diberi gelang berkode warna dan air ZamZam yang dikemas, kemudian diarahkan ke area tempat dilakukan Tawaaf yang disebut Mat’aaf. Saat memulai Tawaaf, ada 3 baris yang akan digunakan, dan semuanya menerapkan social distancing secara besar-besaran.

Di area Mataf terdapat pula ahli kesehatan dan keselamatan untuk memastikan semua jamaah umroh mengikuti protokol Covid-19. Setelah selesai tawaf anda diberi kesempatan untuk sholat 2 raka’at di depan Maqaam Ibrahim, kemudian langsung menuju MAS’A (tempat Sa’i. Sa’i dilakukan dengan cara yang sama seperti Tawaaf, namun hanya dengan satu antrian saja, karena jumlah orang yang lebih sedikit.

Setelah menyelesaikan sa’i, Anda keluar dari haram. Setiap orang diharapkan memakai masker, dan petugas Haram telah menyediakan berbagai pilihan masker yang bisa kita pilih untuk memastikan kita nyaman. Suasana Masjidil Haram sendiri sangat ramah dan para petugas yg bekerja sangat baik. Saat itu, Anda belum bisa shalat berjamaah di Masjidil Haram, kecuali izin umroh Anda berdekatan dengan waktu Shalat fardhu.

Penting untuk dicatat, bahwa suhu tubuh seseorang dipindai dua kali, yang pertama setelah diperiksa izinnya dan yang kedua tepat sebelum memasuki Masjidil Haram. Membandingkan pengalaman Umrah saat ini dengan yang sebelum Covid, ada perbedaan besar. Dulunya sangat ramai tetapi sekarang dengan metode ini kita menyelesaikan umrah dalam waktu maksimal 1 setengah jam.

Manajemen waktu yang sangat baik. Secara keseluruhan, itu adalah pengalaman yang luar biasa, dan Kementerian setempat telah bekerja sangat keras untuk memastikan prosesnya berjalan lancar untuk setiap orang. Kami membutuhkan waktu 20-30 menit untuk menemukan titik pertemuan, jadi kita akan merekomendasikan untuk pergi lebih dari satu jam sebelum waktu yang diberikan untuk memungkinkan segala sesuatu yang mungkin terjadi. Semoga Allah SWT Takdirkan kita semua segera mengunjungi baitullah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.